Formasi “Empat-Enam” Angkot Bakal Diganti

Formasi “Empat-Enam” Angkot Bakal Diganti – Angkot. Siapa yang tak kenal salah satu transportasi umum andalan masyarakat menengah ke bawah yang satu ini. Mungkin diantara sahabat freakers juga pastinya ada dong yang pernah naik transportasi umum sejuta umat ini. Kendaraan yang populer dengan gugusan 4-6 (empat, enam) secara menyamping ini kabarnya akan menerima sedikit pembaharuan nih sahabat freakers. Tepatnya, Febuari 2018 mendatang, ciri khas duduk menyamping pada angkot ini akan segera sirna. Pasalnya, gugusan ini akan diubah menjadi menghadap ke depan.

baca juga:�Cara Praktis dan Murah Menghilangkan Baret MobilFormasi “Empat-Enam” Angkot Bakal Diganti

Perubahan gugusan kawasan duduk ini merupakan bab dari standar gres yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta terhadap angkot. Selain pemasangan sejumlah fitur, menyerupai air conditioner (AC).

 Siapa yang tak kenal salah satu transportasi umum andalan masyarakat menengah ke bawah ya Formasi “Empat-Enam” Angkot Bakal DigantiDiwajibkannya gugusan dingklik angkot menghadap ke depan menciptakan angkot nantinya hanya boleh mengakut maksimal 8-10 orang saja, itu pun sudah termasuk sopir dan satu penumpang di sebelahnya.

Aturan ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 29 Tahun 2015. Regulasi yang diterbitkan pada Februari 2015 ini mengatur wacana Standar Pelayanan Minimal (SPM) Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek.

Selain itu, Sigit pun menyatakan penerapan standar gres angkot merupakan bab dari aktivitas One Karcis One Trip (OK-Otrip) dari pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI yang baru, yakni bapak Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Dalam aktivitas ini, tarif naik transportasi umum di Jakarta hanya dikenakan sebesar Rp 5.000 sekali jalan. Biaya ini pun sudah termasuk ongkos naik transjakarta maupun angkot.

Sigit menambahkan, Pemprov DKI akan menunjukkan subsidi atau public service obligation (PSO) bagi operator angkot. Jadi, tidak ada lagi nih alasan bagi operator angkot mengeluhkan menurunnya kapasitas angkutan. Pasalnya, operator angkot akan tetap menerima pemasukan tanpa lagi memperhitungkan jumlah setoran dari sopir setiap harinya.

Jadi, gimana nih berdasarkan sahabat freakers? Kira-kira dengan adanya hukum ini serta kenyamanan dalam bertransportasi umum yang terus ditingkatkan, bakal mengurangi kemacetan gak yah? Jangan lupa buat tinggalin komentar di bawah ya. See ya!

artikel terkait:�Dampak Cuaca Panas Pada Komponen Mobil

Author: admin